kuburanp

Renungan, Rahasia Sang Penjaga Pintu Kuburan

Seorang turun dari mobil mewah di depan kuburan umum. Ia berjalan menuju pos penjaga. Pria yang ternyata sopir itu berkata : “Pak, tolong temui wanita yang ada di mobil itu, karen tak lama lagi ia akan meninggal!” Penjaga kuburan segera berjalan di belakangnya. Seorang wanita lemah, berwajah sedih membuka pintu mobilnya, berusaha tersenyum kepada penjaga itu dan berkata: “Saya Ny. Fanny yang selama ini mengirim uang agar anda dapat membeli seikat bunga dan menaruhnya di atas makam anak saya. Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan anda.”

Pejaga Kuburan: “Oh, Jadi Nyonya yang mengirim uang itu? Sebelumnya saya minta maaf, uang itu selalu saya belikan bunga tapi saya tidak pernah menaruh bunga itu di pusara anak Nyonya.” Jawab pria itu.

“Apa?” Tanya wanita itu dengan gusar.

“Ya, krn orang mati tidak akan pernah melihat keindahan bunga. Karennya saya berikan kepada merek yang ada di rumah sakit, orang miskin yang saya jumpai, mereka yang sedang bersedih. Orang yang hiduplah yang dapat menikmati keindahan dan  keharuman bunga-bunga itu, Nyonya” Jawab pria itu.

Wanita itu terdiam, kemudian ia dan sopirnya pun pergi.

3 bln kemudian, seorang wanita cantik turun dari mobilnya & berjalan dengan anggun ke arah pos penjaga kuburan.

“Selamat pagi, apakah masih ingat saya? Saya Ny. Fanny. Saya datang untuk berterima kasih atas nasehat yang anda berikan dulu. Anda benar, bahwa memperhatikan dan membahagiakan yang masih hidup jauh lebih berguna dari pada meratapi yang sudah meninggal.

Ketika saya sendiri mengantarkan bunga-bunga itu ke rumah sakit atau panti jompo, bunga-bunga itu tidak hanya membuat mereka bahagia, tapi saya turut bahagia. Sampai saat ini dokter tidak tahu mengapa saya bisa sembuh, tapi saya benar-benar yakin bahwa SUKACITA adalah OBAT yang memulihkan saya!”

Sobat Jangan pernah mengasihani diri sendiri, karena akan membuat kita terperangkap ke dalam kubangan kesedihan. Dengan menolong orang lain kita sedang menolong diri kita sendiri. Selamat menjalani hari ini dengan kita belajar lakukan yang terbaik bagi sesama.

This entry was published on Juni 3, 2012 at 5:41 am. It’s filed under Coretan Hati and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: